Ya, ikan buntal merupakan hewan beracun. Ketika dalam keadaan terancam, ikan buntal menggembungkan diri dan melepaskan racun dari kulit yang dikenal sebagai Tetrodotoxin atau TTX, bahan kimia yang 100 kali lebih beracun dari sianida. Selain itu, ikan buntal juga dapat mengeluarkan cukup racun dalam hatinya yang mampu menewaskan 30 orang dewasa. Selain menggembungkan tubuh, ikan buntal juga memiliki cara lain untuk bertahan dari serangan predator, yakni menggunakan racun. Dilansir dari PetMD, racun dalam ikan buntal, yang disebut tetrodotoxin, ditemukan di seluruh tubuhnya, dan sebenarnya diproduksi oleh bakteri. Ikan buntal memang melindungi diri dari serangan musuh dengan cara menggembungkan tubuh. Tak main-main, ia mampu menggembungkan tubuhnya sampai 3 kali lebih besar. Karena kemampuan tersebut, ikan buntal akan menyerupai bola berduri. Pemangsa yang melihatnya jelas tak lagi ingin mendekat bahkan langsung kabur. Ikan buntal dikenal sebagai hewan yang memiliki pertahanan diri yang unik dan canggih untuk melindungi diri dari predator. Berikut adalah beberapa cara ikan buntal melindungi dirinya. Cara ikan buntal melindungi diri dari serangan pemangsa lain adalah dengan mengeluarkan duri-duri serta menggembungkan tubuhnya. Perubahan tubuh ikan buntal ini akan membuat hewan lain yang ingin memangsanya menjadi takut lalu kabur. 1. Berbeda dengan ikan landak visitcocosisland.com Ikan buntal alias Puffer fish adalah sebutan untuk ikan dari famili tetraodontidae, yang terdiri dari sekitar 120 spesies dalam 19 genus. Beberapa spesies memiliki duri di sekujur tubuhnya, hingga diberi sebutan ikan landak. Tapi sebenarnya ikan landak adalah jenis ikan yang berbeda. 9zOCA1h.