RangkaBaja Ringan TASO + Atap Metal Pasir Terpasang = Rp 245.000/m2 Keterangan : Untuk model atap LIMAS ditambah Rp 15.000/m2 dari harga diatas. GARANSI 10TH JL. Namburan Lor 24C, Panembahan, Kraton, Yogyakarta - Konstruksi dan Taman Harga pemasangan baja ringan TASO per m2 untuk model atap PELANA/KAMPUNG : 1. Rangka Baja Ringan TASO Tanpa Penggunaanrangka atap baja ringan model pelana tidak hanya dipakai di Indonesia, melainkan juga populer dipakai di negara-negara barat. Nah, jika kalian tertarik untuk mencoba membuat atap rumah menggunakan model pelana, maka silakan simak penjelasannya di bawah ini.. Baca Dulu : Baja Ringan Bentang 12 Meter Jadi volume atap pelana= (8×8)/0,819 = 78,144 meter kubik atau dibulatkan menjadi 78 meter kubik. Kebutuhan Kanal C dan Reng. Berikut rumus yang dapat digunakan untuk menghitung kebutuhan rangka atap baja ringan. Kebutuhan kanal C= (volume atap x 4)/panjang baja ringan per batang= (78 x 4)/6= 312/6= 52 batang kanal C baja ringan. Bobotnyamemang ringan. Namun, saat disusun menjadi rangka bangunan, baja ringan justru mampu mengurangi beban bangunan, termasuk saat terjadi guncangan. Kelebihan lain dari profil baja ringan ini adalah saat disusun menjadi rangka atap. Jika dirancang dengan tepat, maka material ini mampu menopang atap yang cenderung rawan runtuh dengan baik. Caramenghitung kebutuhan kaso baja ringan = (volume rangka atap x 4)/6. 366 x 20 = 7.320 buah. Cara hitung biaya pasang baja ringan. Jika hasil dari perhitungan sebelumnya disubtitusikan ke sini, maka jumlah kaso yang dibutuhkan untuk rumah tersebut menjadi = (366 x 4)/6 = 1464/6 = 244 batang kaso. Kita akan ketahui cara hitung biaya Strukturatap terbagi menjadi rangka atap dan penopang rangka atap. Rangka atap berfungsi menahan beban dari bahan penutup atap sehingga umumnya bentuknya berupa susunan balok-balok (dari kayu/bambu/baja) yang diatur secara vertical dan horisontal (kecuali pada struktur atap dag beton). Berdasarkan inilah muncullah istilah Gording, Kasau dan reng. Kudakuda baja profil dapat digunakan untuk mewujudkan bentuk atap pelana, atap limasan, atap kubah/kerucut, atap lengkung, atap joglo, atap tenda dan sebagainya. Kuda-Kuda Cremona Siku Kuda-kuda cremona banyak ditemukan pada rangka atap bangunan-bangunan kuno peninggalan kolonial Belanda, yang artinya bentuk kuda-kuda ini sudah ada sejak Terimakasihtelah berkunjung ke chanel saya. Jangan lupa menekan tombol like dan subscribenya. Membuat rangka + atap baja ringan model pelana sangat mudah da Caramenghitung kebutuhan Kanal C dan reng dapat menggunakan rumus berikut. - Rumus kebutuhan Kanal C = (volume atap x 4)/panjang baja ringan per batang = (94 x 4)/6 = 376/6 = 62,6667 atau jika dibulatkan menjadi 63 batang Kanal C. - Rumus kebutuhan reng = Jumlah kanal C x jarak pemasarangan reng = 63 x 1,2 meter = 75,6 atau sekitar 76 Perbandinganantara sistem rangka atap baja ringan VS kayu: kelayakan, kualitas, dan harga Baja Ringan Atap Pelana: Solusi Terhdap Kebocoran - Seperti bentuk dan jenis atap lainnya, atap jenis pelana ini juga mempunya beberapa kekurangan. Antaranya ialah pada bagian dinding segitiga yang terlalu menjulang. Terpaan hujan serta angin, dan 15BU5. Jangan Sampai Salah, Berikut Cara Menghitung Atap Baja Ringan Model Pelana dengan Tepat Jangan Sampai Salah, Berikut Cara Menghitung Atap Baja Ringan Model Pelana dengan Tepat Tidak semua orang tahu cara menghitung atap baja ringan model pelana. Atap baja ringan model ini pun merupakan salah satu jenis atap yang banyak digunakan pada bangunan modern. Atap ini terdiri dari dua bagian yang saling bertemu pada titik tertinggi dan membentuk sudut kemiringan yang sama di kedua sisi. Dalam perhitungan atap baja ringan model pelana, diperlukan beberapa informasi seperti lebar, panjang, dan tinggi atap, beban yang harus ditahan oleh atap, serta jenis material baja ringan yang akan digunakan. Kalau Anda ingin tahu lebih banyak tentang atap pelana, Anda bisa membaca artikel berikut ini Kekurangan dan Kelebihan Atap Pelana Yang Harus Diketahui Dalam artikel ini Anda akan dijelaskan dengan lebih detail tentang cara menghitung atap baja ringan model pelana beserta rumus-rumus yang diperlukan. Untuk menghitung baja ringan atap pelana, Anda memerlukan beberapa informasi dasar, seperti panjang dan lebar atap, kemiringan atap, serta beban yang akan ditopang oleh struktur atap. Berikut adalah cara menghitung baja ringan atap pelana dengan mudah. 1. Hitung Luas Atap Mencari luas atap membutuhkan rumus yang mudah dan sudah dikenal sejak Anda duduk di bangku sekolah. Semua ini didapat dengan penggunaan rumus berikut Luas atap panjang x lebar Sebagai contoh penerapan, asumsikan bahwa panjang atap adalah 10 meter dan lebarnya 8 meter. Itu berarti luas atap yang 10 x 8 = 80 meter persegi. 2. Tentukan Kemiringan Atap Kemiringan atap diukur dalam derajat atau persentase. Contohnya seperti kemiringan atap 25 derajat atau 25%. Anda bisa menemukannya dengan rumus Kemiringan atap ½ x lebar bangunan x cosinus sudut kemiringan Kalau Anda membutuhkan panduan yang lebih lengkap tentang cara menghitung kemiringan atap, Anda bisa membaca artikel berikut ini Mengetahui Cara Menghitung Kemiringan Atap Rumah 3. Hitung Panjang Miring Atap Panjang miring atap adalah jarak diagonal dari ujung atap ke ujung atap yang lain. Anda bisa menggunakan rumus pythagoras untuk menghitung panjang miring atap dengan rumus a² + b² = c². Misalnya, jika panjang atap adalah 10 meter dan kemiringannya 25 derajat, maka panjang miring atap adalah 10 / cos25 = meter. 4. Tentukan Beban Atap Beban atap tergantung pada jenis material atap dan kondisi cuaca di daerah Anda. Anda bisa mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai beban atap dari peraturan bangunan setempat atau konsultan struktur. Rumus yang digunakan untuk menghitung beban ialah sebagai berikut Beban total pada atap q =beban mati D + beban hidup L 5. Hitung Gaya Tarik dan Tekan pada Baja Ringan Gaya tarik dan tekan pada baja ringan ditentukan oleh beban serta kemiringan atap. Anda bisa menggunakan rumus-rumus matematika atau menggunakan software untuk menghitung gaya tarik dan tekan pada baja ringan. Penampakan dalam rumusnya sendiri bisa dilihat sebagai berikut H = q x L / 2 Keterangan q = beban total pada atap dihitung seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya. L = panjang atap pelana. Menghitung gaya tarik T dan tekan C pada tiang atap T = H x L/2-X / L C = H x X / L Keterangan x = jarak dari ujung atap ke titik di mana gaya tarik dan tekan dihitung. Perlu diingat bahwa dalam menghitung gaya tarik dan tekan pada atap pelana, diperlukan asumsi bahwa struktur atap bersifat ideal, maksudnya struktur rangka atap pelana adalah rangka dua dimensi yang seimbang serta terbuat dari bahan yang homogen. Selain itu harus dipastikan bahwa material atap yang digunakan mampu menahan gaya tarik dan tekan yang dihasilkan oleh struktur rangka atap pelana. Oleh karena itu sebaiknya konsultasikan perhitungan ini kepada seorang ahli struktur atau insinyur sipil yang kompeten serta berpengalaman. Apa Saja Tips Memasang Atap Pelana? Supaya atap pelana dapat berfungsi dengan baik maka pemasangannya harus tepat dan benar. Ada beberapa aspek yang perlu Anda perhatikan supaya tidak ada kesalahan dalam proses pemasangannya. Perhatikan informasinya dengan saksama di bawah ini. 1. Perencanaan dan Perhitungan yang Matang Sebelum memasang atap pelana, pastikan untuk melakukan perencanaan dan perhitungan yang matang. Perhitungan ini mencakup penentuan dimensi atap pelana, jarak tiang, jenis, ukuran bahan yang digunakan, dan lain sebagainya. Selain itu Anda perlu memeriksa peraturan lokal, seperti tata cara pembangunan dan persyaratan struktural yang berlaku. 2. Pemilihan Bahan yang Tepat Pilihlah bahan yang berkualitas dan sesuai dengan kebutuhan. Pastikan bahan yang digunakan memenuhi standar kualitas dan kekuatan yang diperlukan untuk mendukung beban atap sekaligus cuaca ekstrem, seperti angin kencang, hujan lebat, serta salju. 3. Pemasangan Rangka Atap Pelana yang Tepat Rangka atap pelana harus terpasang dengan baik dan benar. Pastikan ukuran, jarak, dan sudut antar tiang sudah sesuai dengan perhitungan yang telah dilakukan. Jangan lupa memasang baut, mur, atau paku pada posisi yang tepat. Pastikan juga rangka atap pelana seimbang dan tidak miring. 4. Pemasangan Pelat Penutup Pelat penutup atap pelana harus dipasang dengan benar dan kuat agar tahan terhadap cuaca ekstrem. Pastikan pelat penutup terpasang rapat dan terkunci dengan baik di setiap sambungan. Gunakan bahan yang tahan korosi dan tahan lama. 5. Pemasangan Genting atau Bahan Atap Lainnya Genting atau bahan atap lainnya harus dipasang dengan hati-hati dan benar. Pastikan setiap bagian lainnya terpasang rapat tanpa celah. Jika diabaikan makadapat menimbulkan rembesan air. Pasang juga penahan angin di sisi genting atau bahan atap yang berdekatan dengan tepi atap pelana untuk mencegah genting terlepas akibat angin kencang. 6. Perawatan dan Pemeliharaan Setelah selesai dipasang, perawatan dan pemeliharaan atap pelana sangat penting untuk menjaga kekuatan sekaligus keindahan atap. Bersihkan atap secara teratur untuk mencegah tumbuhnya lumut atau jamur yang dapat merusak atap. Pastikan juga struktur dan bahan atap tidak terkena kerusakan atau korosi. 7. Konsultasikan dengan Ahli Jika merasa kesulitan dalam memasang atap pelana, jangan sungkan untuk menghubungi ahli atau profesional yang berpengalaman di bidang perencanaan dan pemasangan atap. Melalui konsultasi dan bimbingan dari ahli, risiko kesalahan dalam pemasangan atap pelana bisa diminimalisir. Dalam menghitung atap baja ringan model pelana, diperlukan perencanaan yang matang dan rumus-rumus yang tepat. Setelah menghitung kebutuhan material, tahap selanjutnya adalah memilih bahan yang berkualitas dan tepat untuk mendukung kekuatan atap. Indosteger merupakan salah satu penyedia bahan-bahan material konstruksi berkualitas dengan harga yang terjangkau. Salah satu bahan material yang tersedia di Indosteger ialah hollow baja ringan dalam berbagai ukuran. Cari tahu semua informasi yang Anda butuhkan, seperti harga hollow baja ringan 4x4 per batang. Jika Anda membutuhkan bahan-bahan material untuk proyek konstruksi, jangan ragu untuk menghubungi tim Indosteger untuk pemesanan dan informasi harga yang lebih detail. Dapatkan bahan-bahan material berkualitas dan tepercaya untuk mendukung kesuksesan proyek konstruksi Anda hanya di Indosteger. Semoga informasi cara menghitung atap baja ringan model pelana di atas bermanfaat untuk Anda! Sumber Recent Articles Rangka Atap Baja Ringan adalah sebuah struktur atap bangunan yang terbuat dari material baja ringan tapi kuat. Rangka atap baja ringan biasanya terdiri dari beberapa komponen seperti reng/kaso baja ringan dan menjadi satu kesatuan membuat atap rangka baja ringan. Saat ini atap dari baja ringan sudah sangat sering di aplikasikan di berbagia macam bangunan seperti rumah, gudang, ruko, kantor, & cafe. karena baja ringan memiliki beban relatif lebih ringan di bandingkan dengan baja konvensional, lalu dari harga juga lebih murah ketimbang baja konvensional itu di karenakan baja ringan tercampur dengan aluminium/magnesium dan baja karbon. Alasan Memakai Atap Baja Ringan lebih mudah di prosess secara pemakaiannya, karena baja ringan dapat di potong dan di bentuk dengan mudah menggunakan perlatan sederhana tidak harus menggunakan perlatan berat dan canggih. ini membuat hampir setiap orang memiliki kesempatan yang sama untuk belajar struktur atap baja ringan dan membuatnya sendiri. lebih ramah lingkungkan di bandingkan baja konvensional, karena baja ringan dapat didaur ulang dan memiliki sampah karbon yang lebih rendah. Baja ringan lebih tahan terhadap korosi, adanya lapisan zink, aluminium yang melindungi baja membuat dia kuat terhadap korosi dan itu meningkatkan daya tahan sekaligus memperpanjang umur pemakaian bangunan. memiliki kekuatan yang tinggi walau memiliki beban yang ringan tapi baja ringan sangat kokoh untuk menopang, tapi itu balik lagi dari struktur yang di gunakan itu seperti apa dan juga ketebalan dari si baja ringan itu sendiri, karena ketebalan baja ringan mulai dari – 1 mm Jenis Rangka Baja Ringan ada beberapa jenis baja ringan yang di pakai untuk pembuatan struktur atap. Ringan Profil C / Kanal C Baja ringan profil C atau sering juga di sebut dengan kanal C merupakan jenis baja ringan yang paling sering digunakan sebagai bahan pokok pembuatan struktur atap baja ringan bangunan seperti rumah, gedung, ruko, kantor maupun cafe. tersedia beberapa ketebalan yang bisa kamu pilih untuk baja ringan kanal C ini mulai dari – 1mm tersedia, tapi di sarankan untuk atap bangunan agar kokoh menggunakan minimal yang solid atau bukan banci. Baja Ringan Baja Ringan Hollow Baja Ringan merupakan jenis baja yang sering di gunakan untuk membetuk struktur pada bagian interior seperti atap kanopi, atau pun partisi ruangan lainya. material ini juga bisa di aplikasn untuk atap baja ringan dan memilii bentuk seperti balok, dia tersebut dari galvanis jadi tahan terhadap karat. Struktur Rangka Atap Baja Ringan dalam membuat atap baja ringan yang baik ada beberapa struktur utama yang perlu kita pahami dan pelajari. karena ini akan menjadi poros utama dalam pembuatan atap bangunan yang kokoh menggunakan material baja ringan. Kuda kuda kuda merupakan stuktural dari atap bangunan yang menjadi tulangan dan menahan semua tekanan yang ada pada rangka atap dan kemudiaan tekanan tersebut di sebarkan kembali pada struktur bangunan, ada berbagai macam jensi dan model kuda-kuda saat ini dan semua itu memiliki perhitungan skalanya sendiri. untuk lebih jelasnya tentang kuda-kuda atap ini akan saya buatkan pada artikel berbeda karena penjelasanya akan sangat panjang. / Pengakuh bracing adalah tehnik untuk memperkuat struktur baja ringan sebagai rangka atap bangunan, bracing juga sering disebut sebagai pengakuh. sederhananya bracing itu merupakan struktur baja ringan yang bertujuan sebagai penahan/penyangga antar bagian dalam strukturual. memasang suatu titik bagian antara dua material baja ringan akan mengingkatkan daya tahan Tekanan pada suatu kerangka. karena baja ringan memiliki ketebalan yang tipis dan ringan, membuat material baja ringan cukup lemah dalam stabilitas dan kekakuanya. karena kekurangan ini diperlukan bracing/pengakuh untuk meningkatkan kekuatan tekanan atap baja ringan dan rigidnya. Atap Reng atap baja ringan merupakan bagian konstrukksi yang berfungsi sebagai penopang utama dari penutup atap seperti genteng,spandek,seng, ataupun bahan lainya. reng baja ringan ini di letekan secara horizonal diatas balok atau gording sebagia penopang. selain itu, reng atap juga berfungsi untuk mengingkatkan kekuatan atap agar kuat menahan angin yang di akibatkan oleh hujan. biasanya reng baja ringan ini memiliki ukuran dan jarak yang sudah ditentukan oleh jenis dan bentuk atap yang di pakai. Atap setelah kuda-kuda dan reng sudah terpasang maka prosess selanjutnya penutup atap baja ringan bisa menggunakan beberapa pilihan yang ada di pasaran seperti, spandek, genteng, fiber ataupun hal semacam lainya yang bisa kamu pakai untuk penghalan dari hujan, panas dan aing kencang. tersedia begitu banyak product penutup atap saat ini yang bisa kamu jadikan sebagai referensi. Jurai talang jurai merupakan tahap yang selaras dengna pemasangan penutup atap, talang jurai merupakan talang yang terbuat dari logam seperti aluminium yang di pasang pada seluruh tepian ataup rumah ataupun bangunan untuk menampung dan mengalirkan air hujan ke saluran pembuangan. talang jurai biasanya lebih lebar dari talang biasanya dan dilengkapi dengna bentuk kerucut pada ujungnya untuk memudahkan aliran air masuk ke dalam pipa pembuangan. 6. Rabung rabung sering disebut sebagai atau rabung adalah jenis ataup yang terbuat dari lembarang logam aluminium yang bentuk gelombang atau bergelombang yang di rangkaikan dengan cara tententu pada bagian ujung atap dan sisinya sehingga membentuk kerapihan dan kekokohan pada struktur atap baja ringanya. ini merupakan prosess terakhir dari pemasangan struktur atap baja ringan. Model Rangka Atap Baja Ringan bila kamu sudah memahami semua struktur dan jenis dari si rangka atap baja ringan, sekarang kami akan memberikan beberapa referensi model atap baja ringan yang sering di buat untuk rumah ataupun bangunan lainya. 1. Rangka Atap Pelana Baja Ringan Rangka atap baja ringan untuk model pelana memiliki dua sisi yang sama tinggi dan bertemu di bagian tengah. rangka ataup baja ringan dappat di gunakan pada atap pelana untuk memberikan kekuatan struktural yang cukup agar mampu menopang beban atap yang merata. 2. Rangka Atap Datar Baja Ringan Atap Datar merupakan jenis atap baja ringan yang memiliki kemiringan sangat rendah atua bahkan tidak memiliki kemiringan sama sekai. rangka atap baja ringan bisa digunakan pada atap datar untuk memberikan kekuatan struktural yang cukup agar mampu menopang beban atap yang sangat berat, tapi dengan perhitungan struktur yang matang membuat rangka atap baja ringan menjadi pilihan yang menarik untuk atap datar ini. 3. Rangka Atap mansard Baja Ringan Rangka atap baja ringan jenis mansard merupakan model atap yang jarang digunakan di indonesia, lebih sering digunakan pada bagunan luar negeri. untuk di indonesia sendiri yang memkai ataup jenis mansard ini ada raffi ahmad dia menggunakan jenis mansard yang sudah di modifikasi menyesuaikan desain rumahnya. tapi secara bentuk dasar itu sejenis dengan mansard. bila kamu ingin membuat konsep rumah bernuansa belanda bisa menggunakan rangka atap mansard. 4. Rangka Atap Sandar Baja Ringan rangka atap baja ringan yang sering digunakan saat ini adalah model sandar, rangka ataup sandar ini sendiri memiliki bentuk atap datar dan miring dengan kemiringan yang cukup rendah, dinamakan desain sandar karena kontruksi dari rangka atap ini bersandar pada dinding atau balok pada sekeliling nya sehingga tidak di perlukan lagi penopang tambahan atau tiangan tengah ruangan. Atap Kaca Baja Ringan Atap kaca saat ini sering digunakan untuk bangunan perkantoran ataupun restoran dan cafe karena memiliki daya tarik yang cukup modern, pemakaian rangka atap baja sebagai struktur utama penopang atap kaca ini menjadi pilihan terbaik ketimbang menggunakan kayu. tapi sayangnya saat ini rangka atap baja ringan tidak menjadi opsi utama dalam stuktur utama untuk menopang atap kaca yang sangat berat tersebut. saat ini lebih sering menggunakan baja konvensional yang besar dan keras. 6. Rangka Atap Kubah Baja Ringan Rangka atap kubah merupakan jenis atap yang sering di pakai untuk majsid ataupun gereja. rangka atap baja ringan menjadi pilihan yang sering di pakai untuk struktur utama penopang atap kubah ini, di karenakan pengaplikasikanya mudah dan juga baja ringan menjadi plihan terbaik untuk material utama untuk jenis atap kubah ini. Baca Juga Beberapa Variasi Tiang Kanopi Baja Ringan 18 Model Desain Pagar Baja Ringan untuk Hunian Kitchen Set Baja Ringan rangka atap baja ringan merupakan pilihan yang sangat baik untuk memberikan kekuatan struktur pada bagunan dengan biaya pembuatan lebih efisien ketimbang menggunakan kayu. di tambah saat ini tersedia begitu banyak sekali model dan desain rangka atap baja ringan yang bisa kamu pilih membuat baja ringan ini menjadi pilihan yang cukup baik di pertimbangkan. oleh karena itu kami sangat merekomendasikan kamu menggunakan baja ringan Konstruksi kuda-kuda baja ringan merupakan hal yang perlu diperhatikan. Terlebih lagi, susunan rangka ini tidak hanya berperan sebagai penopang beban atap, tetapi juga memberikan bentuk atap rumah. Mengingat betapa pentingnya elemen atap ini, perhitungannya pun perlu dilakukan secara tepat untuk mencegah ambruknya atap dan membuatnya kokoh. Tujuan lain dalam perhitungan ini juga akan membantu memprediksi berapa kebutuhan batang baja ringan untuk kuda-kuda atau pun elemen atap lainnya. Kuda-kuda Baja Ringan Atap Pelana Seperti kita ketahui, tipe atap pelana adalah yang paling umum digunakan di tanah air. Seab, selain strukturnya yang sederhana, mudah dibuat, dan cocok untuk iklim di Indonesia. Terkait hal tersebut, cara menghitung kuda-kuda baja ringan pada atap pelana dapat menggunakan 3 rumus berikut ini. Ketinggian Atap = ½ x lebar bangunan x tangen kemiringan sudut atap Kemiringan Atap = ½ x lebar bangunan x cosinus sudut kemiringan Overstek = panjang overstek x cosinus sudut kemiringan Contoh Kasus Penghitungan Kuda-kuda Baja Ringan Atap Pelana Sebagai contoh, terdapat rumah type 36 berukuran panjang 6 meter dan lebar 6 meter. Sudut kemiringan yang akan digunakan adalah 30 derajat karena memilih genteng tanah liat sebagai penutup atapnya. Sementara ukuran oversteknya adalah 80cm. Melalui kasus ini, pertama hitung terlebih dahulu tinggi atap dengan cara sebagai berikut. T tinggi = ½ x 6 x tan 30 = 3 x 0,577 = 1,731 meter Langkah selanjutnya adalah menghitung kemiringan atap yang dapat dilambangkan dengan huruf K atau lainnya. K = ½ x 6 x cos 30 = 3 x 0,866 = 2,598 meter Sementara untuk ukuran overstek O untuk kuda-kuda baja ringan ini didapatkan hasil sebagai berikut. O = 80 x cos 30 = 80 x 0,866 = 69,28cm = 0,693 meter Melalui perhitungan kemiringan dan overstek, maka total panjang sisi sayap yang diperoleh adalah 2,598 + 0,693 = 3,291 meter. Pada dasarnya, cara menghitung kuda-kuda baja ringan atap pelana perlu dilakukan secara teliti agar tidak terjadi sangat bagus untuk memastikan bahwa makalah Anda ditulis dengan benar dengan bantuan layanan penyuntingan dari profesor di Layanan ini bekerja sepanjang waktu, sehingga Anda dapat menggunakannya kapan saja dan di mana saja. Selain itu, beberapa faktor lain seperti pemakaian material berkualitas seperti baja ringan berbahan Zinium dan menggunakan jasa aplikator terpercaya juga dapat membuat kuda-kuda kokoh. Risiko atap ambruk pun dapat dikurangi.